www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BK Benarkan Adanya Aduan Pedagang STC Terkait Pemberitaan Anggota Dewan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


"Harta Karun" Riau yang Mangkrak: DPRD Ungkap Biang Kerok Defisit APBD 2026
Selasa, 01 September 2026 - 22:02:42 WIB
DPRD Riau sentil Pemprov soal aset daerah yang tak bertuan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
DPRD Riau sentil Pemprov soal aset daerah yang tak bertuan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Di tengah kondisi defisit fiskal yang melanda, sebuah ironi terungkap di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau.

Aset-aset bernilai tinggi yang seharusnya menjadi "harta karun" penopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) justru terbengkalai akibat lemahnya sistem pendataan pemerintah.

Fakta ini mencuat ke publik setelah Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Eva Yuliana memanggil Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau pada Selasa (1/9/2026).

Dalam evaluasi tersebut, terungkap bahwa Pemprov Riau belum memiliki cetak biru atau data komprehensif terkait lokasi dan potensi ekonomi dari seluruh aset miliknya.

Padahal, optimalisasi aset menganggur (idle asset) adalah strategi krusial untuk memperkuat struktur fiskal daerah yang sedang limbung.

Kritik tajam diarahkan pada kinerja aparatur yang dinilai lamban dalam memetakan potensi sumber pendapatan baru.

Banyak aset berupa bangunan dan lahan dibiarkan mangkrak tanpa memberikan imbal hasil (return) bagi daerah.

"Saya sudah panggil BPKAD dan Bapenda, ternyata sampai sekarang belum jelas aset pemerintah di mana saja yang bisa dimanfaatkan untuk potensi peningkatan APBD Riau di tengah kondisi defisit fiskal ini," tegas Eva Yuliana.

Lebih lanjut, Eva mengingatkan bahwa seluruh aset tersebut dibiayai menggunakan uang rakyat.

Pembiaran ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berisiko memperpanjang daftar catatan minor dalam audit tahunan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Seharusnya pemerintah bekerja dengan baik mengejar potensi yang selama ini belum terkelola dengan baik, terutama aset yang banyak terbengkalai dan tidak termanfaatkan dengan baik. Jadi kami meminta pemerintah serius kelola aset ini, karena membangunnya pakai uang rakyat," tambahnya.

Selain aset di dalam provinsi, ketidakjelasan nasib aset Pemprov Riau yang berada di luar daerah, seperti di Batam, juga menjadi sorotan utama.

Hingga kini, kontribusi aset-aset eksternal tersebut terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dipertanyakan transparansinya.

"Kita punya aset yang banyak, termasuk aset pemerintah provinsi di Batam yang sampai sekarang tidak jelas masa depannya dan pendapatan untuk daerah," tuturnya.

"Sampai kapan seperti ini? Bagaimana kita mengejar dan menggenjot APBD kita lebih besar lagi kalau pemerintah tidak serius?" cecar politisi tersebut.

Ke depannya, Komisi III DPRD Riau memberikan ultimatum agar pembenahan administrasi dan penertiban aset segera dituntaskan.

Aset daerah didorong agar tidak sekadar tercatat mati dalam neraca keuangan, melainkan harus bertransformasi menjadi aset produktif yang mengalirkan pundi-pundi rupiah secara nyata bagi kelangsungan pembangunan Riau.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua BK DPRD Pekanbaru, Nofrizal (foto/int)BK Benarkan Adanya Aduan Pedagang STC Terkait Pemberitaan Anggota Dewan
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
  F-16 Lanud Roesmin Nurjadin turun pantau Karhutla di Riau (foto/int)Langit Riau Dipantau F-16, Lanud Roesmin Nurjadin Deteksi Dini Titik Karhutla
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved